Peringkat Daya Saing Indonesia Naik, Pemerintah Terus Upaya Jaga Ekonomi Nasional - BERITA KALIMANTAN

Senin, 01 Juli 2024

Peringkat Daya Saing Indonesia Naik, Pemerintah Terus Upaya Jaga Ekonomi Nasional

Jakarta - Peringkat daya saing Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan, berdasarkan laporan World Competitiveness Ranking (WCR) tahun 2024, yang menempatkan Indonesia di posisi ke-27 dunia. Ekonom dari Institute For Development of Economics and Finance (INDEF), Tauhid Ahmad, menilai bahwa peningkatan ini mencerminkan upaya keras pemerintah dalam menjaga dan memperbaiki kondisi ekonomi nasional.

Tauhid Ahmad menyatakan bahwa secara umum, perekonomian Indonesia berada pada kondisi stabil dengan tingkat pertumbuhan sekitar 5% secara agregat.

 "Situasi ekonomi saat ini berada dalam posisi yang stabil tanpa guncangan berarti, menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia berada dalam kondisi aman," ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa pada kuartal pertama, ekonomi didukung oleh peningkatan pengeluaran pemerintah dan investasi, yang secara signifikan berkontribusi terhadap ketahanan ekonomi nasional. Namun, Tauhid juga mengingatkan akan tantangan yang mungkin muncul pada kuartal berikutnya, terutama terkait dengan daya beli masyarakat.

"Tantangan utama ke depan adalah menjaga daya beli masyarakat agar tetap kuat, yang akan menjadi kunci dalam mempertahankan stabilitas ekonomi," tambahnya.

Peningkatan peringkat daya saing Indonesia mencerminkan adanya perubahan signifikan yang dilakukan oleh pemerintah dari tahun ke tahun.

"Perlu diapresiasi bersama bahwa upaya pemerintah telah menunjukkan perbaikan dari berbagai sektor ekonomi," kata Tauhid.

Ia juga menyoroti bahwa peningkatan ini terjadi pada sektor kinerja ekonomi, terutama pasar domestik, harga, dan efektivitas pemerintah.

Menurutnya, keberadaan UU Cipta Kerja juga memainkan peran penting dalam menciptakan pasar tenaga kerja yang lebih kompetitif, yang pada akhirnya mendorong peningkatan daya saing nasional.

"UU Cipta Kerja terbukti menciptakan pasar tenaga kerja yang lebih kompetitif, yang sangat membantu dalam meningkatkan kinerja ekonomi kita," jelas Tauhid.

Lebih lanjut, Tauhid menjelaskan bahwa UU Cipta Kerja tidak hanya berdampak positif pada sektor tenaga kerja, tetapi juga menciptakan lingkungan bisnis yang lebih kondusif.

"Dengan regulasi yang lebih sederhana dan fleksibel, investasi asing dan domestik meningkat, yang pada gilirannya memperkuat struktur ekonomi kita," tambahnya.

Dari sisi pasar domestik, peningkatan ini terlihat dari kenaikan indeks kepercayaan konsumen dan pertumbuhan penjualan ritel.

"Konsumen merasa lebih percaya diri untuk membelanjakan uang mereka, yang menunjukkan bahwa mereka memiliki keyakinan terhadap stabilitas ekonomi," jelas Tauhid.

Hal ini, menurutnya, merupakan indikasi positif bagi pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Pemerintah Indonesia terus berkomitmen untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional dan meningkatkan daya saing negara di kancah internasional. Langkah-langkah strategis yang telah diambil, seperti reformasi birokrasi, peningkatan infrastruktur, dan kebijakan fiskal yang tepat, diharapkan dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif, serta memperkuat posisi Indonesia di panggung global.

Selain itu, pemerintah juga berfokus pada pengembangan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan vokasi.

"Peningkatan kualitas tenaga kerja merupakan kunci untuk mempertahankan dan meningkatkan daya saing kita," ungkap Tauhid.

Program-program pelatihan yang ditingkatkan dan akses pendidikan yang lebih luas diharapkan dapat menghasilkan tenaga kerja yang lebih terampil dan siap bersaing di pasar global. Di sisi lain, pemerintah juga terus berupaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam penyelenggaraan pemerintahan.

"Dengan meningkatkan efisiensi birokrasi, kita dapat menciptakan lingkungan bisnis yang lebih baik dan menarik lebih banyak investasi," tambah Tauhid.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan untuk menjaga kepercayaan publik dan investor. Sebagai penutup, Tauhid Ahmad menegaskan bahwa meskipun telah ada banyak kemajuan, masih ada tantangan yang perlu dihadapi.

"Kita harus terus bekerja keras dan berinovasi untuk memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi yang telah dicapai dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia," pungkasnya.

Pemerintah Indonesia pasti mampu terus melanjutkan upaya-upaya ini untuk menjaga stabilitas dan meningkatkan daya saing ekonomi di masa mendatang.[]

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda